Sabtu, 03 Juni 2017

Cara Konfigurasi Load Balance Web Server CentOS 7


Cara Konfigurasi Load Balance Web Server CentOS 7

 Yo hai ... balik lagi bersama saya di blog skyblues2 , sudah lama saya tidak posting di blog saya ini , oke langsung saja kali ini saya akan membahas sebuah materi yaitu 'Cara Konfigurasi Load Balance Web Server CentOS 7' , apa fungsi dari load balance sebenarnya ? Yaitu sebagai server penyeimbang jika ada salah satu server mati , Kalo dari yang saya tau sih cara kerjanya itu Si server load balance itu akan menerima trafik data dari server terhubung yang sudah terkonfigurasi load balancer , nah kemudian data data yang diterima itulah yang akan ditampilkan oleh server load balancer. Kalo mau lebih tau jelasnya sih berikut ada topologinya :




gambar1(LBW-SB2-DL)

Yap jika sudah sedikit paham :v , mari kita mulai konfigurasinya , pada gambar topologi diatas sudah jelas ko ip dan masing masing hostnamenya :v ohiya server backend itu adalah web server yang sudah mempunyai tampilan web :v dan server balancer itu server yang akan menjadi controller dan menampilkan tampilan webnya dari backend... Oke langsung saja kita mulai :


A. Server Controller Load Balancer

1. Buat file konfigurasi Load Balance

Langkah pertama adalah membuat file konfigurasi load balance pada server load balance , buat file konfigurasinya di direktori /etc/httpd/conf.d/ karena disitu merupakan direktori untuk file file konfigurasi web server apache. Cara untuk membuatnya dengan mengetikkan perintah berikut :

nano /etc/httpd/conf.d/nama_file_conf_lb.conf

Perlu diingat nama filenya harus berekstensi .conf karena kita akan membuat file konfigurasi , kemudian isi filenya dengan syntax seperti dibawah ini :


gambar2(LBW-SB2-DL)

Setelah selesai save dan close file konfigurasi tersebut. Berikut adalah penjelasan dari syntax diatas :
  • ProxyRequests off = Untuk mematikan fitur default dari mod_proxy.so
  • <Proxy balancer://balancedhika> = Untuk mengidentifkasi load balance dengan nama dhika.
  • BalancerMember = Menambahkan sebuah member.
  • ProxySet lbmethod=byrequest = Metode loadbalance yang berfungsi jika pertama kali mengakses masuk ke web yang pertama, dan jika direfresh akan masuk ke web yang kedua. Sebenarnya banyak metode yang lainnya , silahkan agan cari tau sendiri di google.
  • <Location /balancer-manager>= Untuk melihat statistik yang pada pada balancer manager.
  • ProxyPass= Agar proxy bisa mengakses ke dalam "/balancer-manager" dan ke "/balancedhika/".

2.  Restart service httpd

Langkah selanjutnya adalah dengan merestart service httpd , dengan menggunakan perintah :

systemctl restart httpd

gambar3(LBW-SB2-DL)

3. Tambahkan subdomain baru

Karena menggunakan domain , maka langkah selanjutnya adalah membuat subdomain baru untuk server backendnya. Buat saja di file forwardnya , yaitu dengan menggunakan perintah :

nano /var/named/forward.ex

gambar4(LBW-SB2-DL)

Setelah agan menambahkan subdomain baru , selanjutnya save dan close file konfigurasinya , setelah itu restart service dns / named nya dengan menggunakan perintah systemctl restart named


B. Server Backend ( WebServer 1 ) 

1. Buat file tampilan web


Pada server web1 , sekarang kita akan membuat tampilan untuk webnya , buat file index.html pada direktori /var/www/html/ caranya adalah dngan mengetikkan perintah berikut :

nano /var/www/html/index.html

gambar5(LBW-SB2-DL)

Setelah dibuat , lalu save dan close file konfigurasinya , kemudian lakukan restart pada service httpd , caranya dengan mengetikkan perintah :

systemctl restart httpd

gambar6(LBW-SB2-DL)

Kemudian akses webnya , yaitu dengan mengetikkan nama domain web controller , dan jika konfigurasinya berhasil maka akan terlihat tampilan dari server backend web1 yang barusan dikonfigurasi ....


gambar7(LBW-SB2-DL)

Lalu mari kita akses balancer-managernya , dengan mengetikkan domain : www.domain.ex/balancer-manager


gambar8(LBW-SB2-DL)

Disana terlihat ada status Init Ok dan Init Err maksudnya jika disitu statusnya OK berarti webservernya sudah aktif , jika Err maka web servernya belum berjalan. Sekarang coba kita konfigurasi Web Server Backend yang kedua...

C. Konfigurasi Server Backend WebServer2

1. Buat tampilan webnya

Sama seperti web yang pertama , buat dulu tampilan webnya , buat file index.html di direktori /var/www/html  , caranya dengan mengetikkan perintah :

nano /var/www/html/index.html

gaambar9(LBW-SB2-DL)

Setelah selesai dibuat , save dan close file konfigurasinya kemudian restart service httpdnya , dengan mengetikkan perintah :

systemctl restart httpd

gambar10(LBW-SB2-DL)

Setelah di restart , sekarang coba akses web dengan domain web controllernya , atau kalau sudah diakses sebelumnya cukup refresh saja , maka tampilannya akan berubah ke tampilan web yang kedua , beginilah hasilnya :


gambar11(LBW-SB2-DL)

Dan coba kita cek lagi balancer-manager di webnya , apakah sudah berubah statusnya atau tidak , jika belum berubah statusnya coba di refresh saja , 


gambar12(LBW-SB2-DL)

Oke keduanya sudah berstatus nikah :v eh salah maksudnya ok :v , lalu apa yang terjadi jika kita matikan service web pada kedua server tersebut ? Yang jelas status pada balance-managernya akan error , seperti pada tampilan dibawah ini :


gambar13(LBW-SB2-DL)

gambar14(LBW-SB2-DL)

gambar15(LBW-SB2-DL)

Setelah itu coba akses web controlnya , maka akan seperti ini tampilannya :

gambar16(LBW-SB2-DL)

Oke selesai sudah pertemuan kita pada kesempatan kali ini , sampai berjumpa di next post...
Dhika Mahendra Web Developer

Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar