Kamis, 16 Februari 2017

Cara Backup dan Restore Windows Server 2012 R2


Cara Backup dan Restore Windows Server 2012 R2
 
Hai balik lagi bersama saya di blog skyblues2 , kali ini saya kembali lagi dan akan membahas tentang Windows Server 2012 R2 , materi kali ini adalah tentang cara yang cukup penting untuk server agan ( jika agan punya) :v , mengapa begitu ? kita tau sendiri kan data pada server begitu banyak dan mungkin datanya begitu amat sangat penting , jadi repot dong kalo tiba tiba ada masalah pada server agan ? mungkin kalo server down , masih ada jalan keluar , yaitu Load Balance dan HA , tapi bagaimana jika ada data yang terhapus / dihapus secara sengaja oleh pihak yang tidak bertanggung jawab ? tentunya sangat menghawatirkan.


Tentu kita harus membuat backup untuk semua data yang kita punya , nah pada kesempatan kali ini saya akan sharing tentang cara backup dan Restore pada windows server 2012 R2 , Oke langsung aja ke konfigurasinya :


A. BACKUP SCHEDULE




1. Tentukan IP Server


gambar1(BRWS-SB2-DL)

Sebelum ke tahap konfigurasi , kita akan atur ip address terlebih dahulu, Isi ip addressnya sesuai dengan kebutuhan agan , jika sudah maka kita akan melanjutkan ke langkah selanjutnya...


2. Add Roles and Features



gambar2(BRWS-SB2-DL)

Seperti pada tutor sebelumnya tentang Windows Server , langkah pertama untuk instalasi pasti diawali dengan menambahkan fitur dan konfigurasi , kenapa ? karena kalo gak ada fitur yang mau ditambahkan , apa yang harus kita install ? :v



3. Tipe Installasi


gambar3(BRWS-SB2-DL)
 
Pilih tipe penginstalan yang 'Role-Based or feature-based instalation' maksudnya kita hanya mengkonfigurasi dengan menambah roles , role service , dan feature... oke jika sudah lanjut , klik next ...



4. Desination Server


gambar4(BRWS-SB2-DL)



Pada tahap ini , kita disuruh untuk memilih server mana yang akan dikonfigurasi , disini kita akan memilih 'select a server from the server pool' , maksudnya , kita memilih server dari daftar yang ada pada komputer server tersebut...dan pastikan ip address komputer sudah tersetting jika sudah yakin klik next ...


5. Skip Roles
gambar5(BRWS-SB2-DL)
Karena dalam lab ini kita tidak akan menginstall suatu roles , maka tahap ini di skip saja , klik next untuk melanjutkan....
6. Pilih Feature
gambar6(BRWS-SB2-DL)
Nah pada tab inillah kita akan memilih / mengaktifkan suatu fitur yaitu fitur Windows Server Backup , klik / ceklis pada Windows server backup , kemudian klik next untuk melanjutkan...


7. Installation Progress
gambar7(BRWS-SB2-DL)

Nah pada tahap ini , proses penginstallan akan berjalan secara otomatis , jadi tunggu saja prosesnya hingga selesai , jika sudah selesai klik close.

8. Windows Server Backup
gambar8(BRWS-SB2-DL)
Sekarang kita akan membuka Windows Server Backup yang sudah kita install tadi , caranya adalah dengan membuka server manager , kemudian pada menu , klik Tools->Windows Server Backup. Maka akan terbuka tampilan awal seperti ini :

gambar9(BRWS-SB2-DL)

Nah disitu terlihat ada notifikasi belum ada konfigurasi backup yang dilakukan , ya jelas lah , kan kita baru install :v


9. Scheduled Backup
Maksudnya disini adalah membuat backup secara berkala / dijadwalkan , jadi system akan membackup data secara otomatis sesuai dengan waktu yang kita tentukan untuk melakukan backup. Oke cara membuatnya adalah dengan mengklik menu Backup Shcedule.. yang berada di pojok kanan atas

gambar10(BRSW-SB2-DL)

Kemudian akan muncul window baru , yang berjudul Getting Started , disitu dijelaskan tentang apa itu backup schedule , oke klik next untuk melanjutkan...


10. Configuration Backup
gambar11(BRWS-SB2-DL)
Selanjutnya adalah memilih tipe konfigurasi backup nya, maksudnya memilih apa saja yang akan dibackup, dan pada lab ini saya memberikan full server ,jadi semua file yang di server akan dibackup.
11. Specify Backup Time


gambar12(BRWS-SB2-DL)

Langkah Selanjutnya adalah memilih waktu backup nya, dan disini tentukan waktunya. jika ingin membackup sekali sehari pilih yang "once a day" dan jika ingin yang custom pilih yang "more than once a day" dan pilih jam-jamnya. Sesuaikan saja dengan kebutuhan agan ...untuk cara memilih waktunya adalah dengan mengklik waktu disebelah kiri kemudian klik add , maka secara otomatis waktu yang kita pilih akan pindah ke sebelah kanan , klik next untuk melanjutkan..
12. Destination Backup
gambar13(BRWS-SB2-DL)

Langkah selanjutnya adalah memilih Destination type Backup, disini saya memlilih yang ke 3 !!! pilih no 3 :v , kenapa saya memilih yang terakhir ? dikarenakan memang lebih aman , kenapa ? karena kita akan membackup ke cloud / bisa dibilang yang jauh dari server kita sendiri :v , oke klik next untuk melanjutkan .... Lalu akan muncul sebuah popup seperti ini :

gambar14(BRWS-SB2-DL)

Klik OK saja untuk melanjutkan ...
13. Tes ( Membuat Data )
gambar15(BRWS-SB2-DL)

Kemudian , kita akan membuat sebuah folder yang didalamnya terdapat kedua file yang saya buat bersamaan , folder inilah yang nantinya kita akan coba backup.. Untuk membackup ke cloud , tentunya kita membutuhkan sharing file , dan sharing file itu dibutuhkan hak akses , maka dari itu kita akan membuat sebuah permission terhadap file yang akan kita buat .... Caranya , klik kanan pada folder yang akan kita backup , kemudian pilih Share With -> Spesifiec People
gambar16(BRWS-SB2-DL)
   
Setelah itu akan muncul window baru , window ini akan menampilkan siapa ( user ) yang berhak mendapatkan sharing tersebut , disini saya memilih Administrator
gambar17(BRWS-SB2-DL)
Setelah dipilih , maka klik Share untuk melanjutkan , jika ada sebuah peringatan , klik oke saja , lalu akan muncul window yang menyuruh kita untuk memilih folder mana yang akan agan backup / share...

gambar18(BRWS-SB2-DL)

Jika sudah dipilih klik Done untuk melanjutkan ..


14. Specify Remote Share Folder


gambar19(BRWS-SB2-DL)

Nah pada tahap ini kita akan memilih lokasi yang lebih spesifik lagi dibanding yang sebelumnya , pada nantinya file ini lah yang akan dijadikan tempat backup semua file ... pilih Inherit , inhreit maksudnya adalah membuat backup nya bisa diakses oleh siapa saja. kemudian klik next untuk melanjutkan... Lalu akan muncul kembali popup , nah popup ini meminta untuk agan login dengan menggunakan akun windows server agan ...


gambar20(BRWS-SB2-DL)

Isikan sesuai dengan akun windows server agan , jika sudah yakin , klik ok untuk melanjutkan ,


15.  Confirmation


gambar21(BRWS-SB2-DL)

Nah pada tahap confirmation ini , disitu terlihat penjelasan waktu , destination , dan apa saja yang akan dibackup secara terjadwal , jika sudah yakin , klik Finish.. lalu tunggu sampai proses backup nya selesai ...



gambar22(BRWS-SB2-DL)

Dan disitu terlihat status nya , jadwal untuk proses backup sudah terbuat , pastikan waktunya tepat , jika sudah yakin , klik close. Dan berikut ini adalah tampilan pada Dashboardnya , akan muncul sebuah notif yang akan segera melakukan backup secara terjadwal


gambar23(BRWS-SB2-DL)

 
Oke , cara untuk backup secara berkala / terjadwal sudah selesai , sekarang kita ke tahap selanjutnya , yaitu backup yang dilakukan hanya sekali / waktu itu saja / realtime... Proses ini dinamakan Backup Once



B. BACKUP ONCE

Seperti yang sudah saya jelaskan diatas , begitulah pengertian dari backup once , nah sekarang kita mulai saja konfigurasinya

1. Buat Folder

gambar24(BRWS-SB2-DL)

Karena tadi kita sudah membuat file , kita tidak usah membuat lagi , pergunakan saja file yang tadi ,



2. Select Backup Once


gambar25(BRWS-SB2-DL)

Hampir sama prosesnya seperti yang diawal , namu sekarang kita memilih Backup Once , oke klik saja , maka akan muncul tampilan seperti diatas , pilih Different Options , setelah itu klik next untuk melanjutkan...


3. Backup Configuration

gambar26(BRWS-SB2-DL)

Setelah itu pilih "costume" ini berfungsi jika ingin memilih file/folder saja, bukan full backup.klik next untuk melanjutkan ...


4. Pilih items yang Dibackup


gambar27(BRWS-SB2-DL)

Selanjutnya kita akan memilih folder yang akan dibackup , caranya adalah dengan mengklik Add Items  , kemudian pilih folder yang akan agan backup ,setelah itu klik ok... lalu akan muncul secara otomatis data yang akan agan backup ,.



gambar28(BRWS-SB2-DL)

Klik next untuk melanjutkan....


5. Destination Type

gambar29(BRWS-SB2-DL)

Pada tahap ini pilih "remote shared folder", penjelasannya sudah ada diatas :v mohon diskroll lagi jika masih bingung , oke langsung saja , klik next untuk melanjutkan....


6. Specify Remote Folder

gambar30(BRWS-SB2-DL)

Nah ditahap ini , kita akan memilih lokasi untuk backup kita , dan fungsi Inherit  adalah membuat backup nya bisa diakses oleh siapa saja. Oke langsung saja , klik next klin....


7. Confirmation

gambar31(DWS-SB2-DL)

Setelah yakin itu adalah file anda ,  Langsung saja klik Backup , nah kemudian proses backup pun terjadi secara otomatis ....



gambar32(BRWS-SB2-DL)

Dan yak , selesai sudah prosesnya.....



gambar33(BRWS-SB2-DL)

Jika sudah selesai prosenya , klik close , dan mari kita lihat di dashboardnya , apakah ada juga sebuah notifikasi , dan ternyata ....


gambar34(BRWS-SB2-DL)

Dan yak itulah beberapa proses backup , mari sekarang kita berlanjut ke proses restore , apa itu restore > restore adalah mengembalikan data yang sudah dibackup ke tempatnya semula...


C. RESTORE

Untuk testingnya , mari kita hapus terlebih dahulu file yang akan kita recover ,

gambar35(BRWS-SB2-DL)

Oke gabar sudah kita hapus , sekarang kita mulai konfigurasinya ,


1. Pilih menu Recover


gambar36(BRWS-SB2-DL)

Pilih menu Recover disebelah pojok kanan atas , lalu akan muncul pemberitahuan , pilih bagian yang kedua yaitu Backup stored on another location , maksudnya adalah memilih destinasi file backup nya yang ada di lokasi lain. Jika sudah klik next untuk melanjutkan..


2. Specify Location Type


gambar37(BRWS-SB2-DL)

karena tadi kita memilih other stored, selanjutnya pilih "remote shared folder", lalu pilih "next" untuk melanjutkan ...


3. Specify Remote Folder

gambar38(BRWS-SB2-DL)


Nah pada tahap ini kita akan memilih lokasi untuk restore folder , pastikan sama dengan lokasi untuk backup tadi , kalau tidak sama ya berarti kita gak bisa restore , oke jika sudah klik next untuk melanjutkan....


4. Backup Date

gambar39(BRWS-SB2-DL)

dan selanjutnya pilih backup date nya, Pilih lah walaupun tidak sesuai , lebih atau kurang sedikit pun bisa , jika sudah klik "next"untuk melanjutkan....


5. Recovery Type

gambar40(BRWS-SB2-DL)

Selanjutnya kita akan memilih tipe dari yang akan kita recovery , disini saya memilih file dan folders , oke langsung saja klik next untuk melanjutkan ...


6. Items To Recover

gambar41(BRWS-SB2-DL)

Selanjutnya adalah , kita memilih item yang akan di recover , disini saya memilih data yang berada volume C yang hilang , secara otomatis memang akan terlihat , oke jika sudah terlihat , pilih file tersebut , lalu klik next untuk melanjutkan....


7. Recovery Options



gambar42(BRWS-SB2-DL)

Pertama pilih another location , kemudian pilih yang pernah dibackup dan masukkan destinasi file nya akan di letakkan dimana, sebagai contoh nanti saya akan me restore di disk C:\ , oke klik oke ,


gambar43(BRWS-SB2-DL)

Setelah itu , klik next untuk melanjutkan...


8. Confirmation

gambar44(BRWS-SB2-DL)

Pada gambar diatas Adalah file yang akan kita recover ,  oke jika sudah yakin , klik recover untuk memulai...


14.  Recovery Progress



gambar45(BRWS-SB2-DL)

Oke , prosesnya sudah selesai , klik close , dan kemudian kita lihat di dashboard , apakah muncul recover yang kita lakukan atau tidak ,



gambar46(BRWS-SB2-DL)

Dan ternyata muncul ,tandanya kita berhasil , lalu sekarang kita cek di folder , dan ternyata


gambar47(BRWS-SB2-DL)

Dan ternyata ada juga , oke sampai disini tutor dari saya kali ini , see you next posts...
Dhika Mahendra Web Developer

Morbi aliquam fringilla nisl. Pellentesque eleifend condimentum tellus, vel vulputate tortor malesuada sit amet. Aliquam vel vestibulum metus. Aenean ut mi aucto.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar